Today I Learned
id #sepeda

Belajar Dasar Sebelum Beli Sepeda

Beberapa minggu ini saya sibuk buka-buka marketplace. Bukan cari kerjaan. Cari sepeda.

Awalnya saya pikir gampang. Tinggal pilih yang warnanya bagus, beli, selesai. Ternyata tidak.

Ada rem hidrolik, ada rem mekanik. Katanya hidrolik lebih pakem, jarang perlu disetel ulang. Mekanik lebih murah, tapi kabelnya harus dicek terus.

Ada frame alloy, ada frame steel. Alloy ringan dan tahan karat. Steel lebih kuat, tapi lebih berat, dan gampang karat kalau malas dirawat. Saya baru tahu, bahan frame saja bisa jadi bahan diskusi panjang di forum-forum sepeda.

Belum lagi soal jenis. MTB buat medan berat. Roadbike buat aspal dan kecepatan. Gravel di tengah-tengah, bisa buat aspal, bisa juga jalan tanah.

Shifter juga ada macam-macam opsi. Saya baru sadar Shimano ternyata merk besar di dunia komponen sepeda, bukan cuma nama yang sering muncul di foto produk.

Saya sempat lirik Exotic. Ada seri MX, SLX, AH, AF. Nama-nama yang awalnya kedengaran seperti kode rahasia, ternyata cuma penanda spek dan segmen harga.

Akhirnya saya pilih Pacific Invert 3.0. Bukan karena spek paling bagus. Warnanya biru muda. Kebanyakan orang pilih hitam, atau merah gelap. Saya mau yang beda.

Mungkin belajar soal sepeda ini sama saja seperti belajar hal lain. Awalnya bingung dengan istilah. Lama-lama, yang tadinya asing jadi masuk akal sendiri.