Obsidian punya fitur resmi buat sinkron catatan antar perangkat, namanya Obsidian Sync. $10/bulan. Saya nggak pakai.
Vault saya sinkron pakai plugin obsidian-git, nulis ke repo GitHub privat.
Alasannya sederhana. Vault ini bukan cuma catatan harian, dia knowledge base yang dibaca dan ditulis langsung sama AI agent yang bantu saya kerja. Tiap keputusan kecil, setiap dokumentasi setup, semua masuk sini sebagai file markdown biasa.
Kalau formatnya git repo, semua tooling yang saya udah biasa pakai buat kerja, langsung bisa dipakai buat catatan juga. Grep, diff, history, semua gratis.
Setup-nya begini. Plugin obsidian-git di-install di vault, lalu dikonfigurasi auto commit tiap 30 menit dan auto push tiap 30 menit juga. Sebelum push, dia pull dulu, jadi kalau saya edit dari dua perangkat, nggak gampang bentrok.
Kenapa 30 menit, bukan lebih rapat? Karena saya emang nggak butuh sync real-time. Vault ini bukan chat, nggak ada orang lain nunggu perubahan muncul detik itu juga. Interval lebih panjang berarti lebih sedikit commit kosong dan lebih sedikit gangguan pas lagi nulis.
Commit message-nya di-template: vault backup: {{date}}. Jadi log git saya isinya baris-baris kayak gini,
vault backup: 2026-08-16 19:24:10
vault backup: 2026-08-16 18:54:09
vault backup: 2026-08-16 18:24:08
Bukan commit message yang informatif. Tapi itu bukan tujuannya. Ini bukan repo kode yang butuh histori rapi buat review, ini cuma jejak snapshot tiap beberapa menit, biar kalau ada apa-apa saya bisa mundur ke versi sebelumnya.
Repo-nya privat di GitHub. Saat boot, ada auto pull, jadi tiap buka Obsidian di perangkat manapun, vault langsung ke-update ke versi terbaru sebelum saya mulai nulis.
Nggak ada real-time sync kayak Obsidian Sync punya. Ada jeda sampai 30 menit antara nulis di satu perangkat sampai perangkat lain lihat perubahan itu. Buat saya itu nggak masalah, karena saya jarang kerja di dua perangkat dalam waktu bersamaan.
Trade-off paling jelas, saya harus setup sendiri. Install plugin, konfigurasi interval, bikin repo, setup auth ke GitHub. Obsidian Sync tinggal klik, bayar, selesai.
Tapi begitu setup, biayanya nol. Dan yang lebih penting, vault-nya jadi bisa diakses lewat cara apapun yang bisa akses git, termasuk AI agent yang bantu saya kerja tiap hari.